- Jatam Lampung Selatan Bimtek Agribisnis Ternak Unggas
- Jatam Metro Bergerak, Garap Sektor Kemitraan Unggas
- SMP Muhammadiyah 3 Metro Resmi Berdiri Kantor Layanan LazisMu
- Milad ke-18 RSU Muhammadiyah Metro, Teguhkan Dakwah Kesehatan
- Majelis Tabligh PWM Lampung Gelar Pelatihan Muballigh
- Rapim HW Lampung 2026, Bahas Program Kerja Nyata dan Terasa Manfaatnya
- Giyono, Berawal dari Makasa IMM Tahun 1992
- Muhammadiyah Lampung Kirim 10 Relawan Non Medis Ke Aceh
- Tahun 2026 PWM Lampung Fokus Penataan Aset Organisasi dan Aksi Program Berdampak
- Reporter Cilik Jadi Ikhtiar MPI Cetak Generasi Literasi Berkemajuan
Muhammadiyah Tegaskan Komitmen Dampingi Korban Bencana Sumatra hingga Pemulihan

MUHAMMADIYAHLAMPUNG.OR.ID, Yogyakarta — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para korban bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra, khususnya Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, hingga tahap pemulihan pasca bencana.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi PP Muhammadiyah bersama Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia, yang digelar di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta pada Selasa,23/12/2025
Dalam rapat tersebut, para Rektor PTMA, termasuk dari daerah terdampak bencana, menyampaikan laporan kondisi riil di lapangan, mulai dari langkah penanganan yang telah dilakukan hingga kebutuhan mendesak yang masih harus dipenuhi.
Baca Lainnya :
- Pemkab Tulang Bawang Serahkan Aset Eks Universitas Megou Pak ke Muhammadiyah, Nilainya Rp66,5 miliar0
- Muhammadiyah Lampung Kirim Relawan Lagi ke Sumatera Barat, Kini Berjumlah 330
- Menulis dan Menyunting Berita Ramah SEO: Jurnalisme Digital Muhammadiyah di Era Perubahan Informasi0
- Merawat Tradisi Pencerahan, Roni Tabroni dan Jalan Panjang Media Muhammadiyah0
- Muhammadiyah dan Tradisi Informasi: Media sebagai Pilar Pencerahan Umat0
Forum ini menjadi ruang konsolidasi untuk menyusun langkah strategis Muhammadiyah ke depan, khususnya dari sektor perguruan tinggi.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengajak seluruh PTMA untuk kembali menguatkan peran kemanusiaan Persyarikatan dalam membantu saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatra.
“Harus digencarkan. Kami mengajak kembali Bapak dan Ibu Rektor di lingkungan PTMA untuk mengumpulkan kekuatan membantu saudara kita di Sumatra,” ujar Haedar.
Haedar menegaskan bahwa pendampingan Muhammadiyah tidak boleh berhenti pada masa tanggap darurat semata, melainkan harus berlanjut hingga tahap pemulihan masyarakat.
“Dana bantuan jangan dihabiskan di masa tanggap darurat. Harus disiapkan untuk masa-masa selanjutnya hingga pascabencana,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya sikap bijak dan komunikasi yang menenangkan agar tidak menambah beban psikologis masyarakat terdampak.
Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, yang memoderatori rapat, menyampaikan bahwa PTMA memiliki potensi besar untuk menjadi pusat penguatan masyarakat melalui penggalangan dana, program pengabdian, Kuliah Kerja Nyata (KKN), serta kajian dan riset kebencanaan yang bersifat jangka panjang dan strategis.
Hal senada disampaikan Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto, yang menegaskan bahwa keterlibatan Muhammadiyah dalam penanggulangan bencana merupakan bagian dari kepribadian Persyarikatan, yakni membantu pemerintah dan bekerja sama dengan berbagai pihak demi terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur.
“Dalam konteks bencana di Sumatra, kita fokus membantu masyarakat terdampak dengan sepenuh hati,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa, melalui koordinasi ini, PP Muhammadiyah berharap seluruh unsur Persyarikatan, termasuk di tingkat wilayah dan daerah, dapat mengambil peran aktif sesuai kapasitas masing-masing, guna memperkuat gerakan kemanusiaan Muhammadiyah sebagai wujud Islam berkemajuan dan rahmatan lil ‘alamin.
Laporan: Guswir (Wartawan Muda)
Sumber: muhammadiyah.or.id










