- Menjemput Makna Hijrah: Menata Ulang Arah Hidup di Tengah Krisis Zaman
- Refleksi 1448 Hijriah: Menemukan Makna Hijrah di Tengah Arus Modernitas
- BIKERSMU Lampung Siap Gas, Tebar Kebaikan
- Walikota Bandarlampung Akan Hadir di Musywil XXIII IPM Lampung
- PD Muhammadiyah Lampung Tengah Kukuhkan Pengurus Jagalmu Periode 2026-2031
- MTs Muhammadiyah Metro Pelepasan Siswa Kelas IX dan Wisuda Tahfidz
- SMP MuAD Metro Lepas 363 Siswa Angkatan IX
- PW Aisyiyah Lampung Resmikan Rumah Sehat Ibu dan Anak
- JagalMu Pringsewu Dikukuhkan, Langsung Gelar Dauroh Sembelih Halal
- Dikdasmen PNF PDM Metro Lepas Kontingen HW Ikut Kemah Penghela
Muhammadiyah Tegaskan Komitmen Dampingi Korban Bencana Sumatra hingga Pemulihan

MUHAMMADIYAHLAMPUNG.OR.ID, Yogyakarta — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para korban bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra, khususnya Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, hingga tahap pemulihan pasca bencana.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi PP Muhammadiyah bersama Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia, yang digelar di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta pada Selasa,23/12/2025
Dalam rapat tersebut, para Rektor PTMA, termasuk dari daerah terdampak bencana, menyampaikan laporan kondisi riil di lapangan, mulai dari langkah penanganan yang telah dilakukan hingga kebutuhan mendesak yang masih harus dipenuhi.
Baca Lainnya :
- Pemkab Tulang Bawang Serahkan Aset Eks Universitas Megou Pak ke Muhammadiyah, Nilainya Rp66,5 miliar0
- Muhammadiyah Lampung Kirim Relawan Lagi ke Sumatera Barat, Kini Berjumlah 330
- Menulis dan Menyunting Berita Ramah SEO: Jurnalisme Digital Muhammadiyah di Era Perubahan Informasi0
- Merawat Tradisi Pencerahan, Roni Tabroni dan Jalan Panjang Media Muhammadiyah0
- Muhammadiyah dan Tradisi Informasi: Media sebagai Pilar Pencerahan Umat0
Forum ini menjadi ruang konsolidasi untuk menyusun langkah strategis Muhammadiyah ke depan, khususnya dari sektor perguruan tinggi.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengajak seluruh PTMA untuk kembali menguatkan peran kemanusiaan Persyarikatan dalam membantu saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatra.
“Harus digencarkan. Kami mengajak kembali Bapak dan Ibu Rektor di lingkungan PTMA untuk mengumpulkan kekuatan membantu saudara kita di Sumatra,” ujar Haedar.
Haedar menegaskan bahwa pendampingan Muhammadiyah tidak boleh berhenti pada masa tanggap darurat semata, melainkan harus berlanjut hingga tahap pemulihan masyarakat.
“Dana bantuan jangan dihabiskan di masa tanggap darurat. Harus disiapkan untuk masa-masa selanjutnya hingga pascabencana,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya sikap bijak dan komunikasi yang menenangkan agar tidak menambah beban psikologis masyarakat terdampak.
Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, yang memoderatori rapat, menyampaikan bahwa PTMA memiliki potensi besar untuk menjadi pusat penguatan masyarakat melalui penggalangan dana, program pengabdian, Kuliah Kerja Nyata (KKN), serta kajian dan riset kebencanaan yang bersifat jangka panjang dan strategis.
Hal senada disampaikan Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto, yang menegaskan bahwa keterlibatan Muhammadiyah dalam penanggulangan bencana merupakan bagian dari kepribadian Persyarikatan, yakni membantu pemerintah dan bekerja sama dengan berbagai pihak demi terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur.
“Dalam konteks bencana di Sumatra, kita fokus membantu masyarakat terdampak dengan sepenuh hati,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa, melalui koordinasi ini, PP Muhammadiyah berharap seluruh unsur Persyarikatan, termasuk di tingkat wilayah dan daerah, dapat mengambil peran aktif sesuai kapasitas masing-masing, guna memperkuat gerakan kemanusiaan Muhammadiyah sebagai wujud Islam berkemajuan dan rahmatan lil ‘alamin.
Laporan: Guswir (Wartawan Muda)
Sumber: muhammadiyah.or.id




.jpg)






