- MTs Muhammadiyah Metro Pelepasan Siswa Kelas IX dan Wisuda Tahfidz
- SMP MuAD Metro Lepas 363 Siswa Angkatan IX
- PW Aisyiyah Lampung Resmikan Rumah Sehat Ibu dan Anak
- JagalMu Pringsewu Dikukuhkan, Langsung Gelar Dauroh Sembelih Halal
- Dikdasmen PNF PDM Metro Lepas Kontingen HW Ikut Kemah Penghela
- Universitas Muhammadiyah Jakarta Tulang Bawang Diresmikan
- Kunjungan Industri SMK Muhammadiyah se-Lampung ke Sektor Maritim dan Perikanan
- SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Raih Dua Penghargaan di Lamtim Sustainability Week 2026
- Tingkatkan Profesionalisme Juru Sembelih, JAGALMU Pringsewu Gelar Pelatihan Asah Bilah
- Halal Bihalal LHKP PWM Lampung Bahas Pelatihan Kepemimpinan Kader Muda
SMP MuAD Metro Lepas 363 Siswa Angkatan IX

MUHAMMADIYAHLAMPUNG.OR.ID, Metro — Sebanyak 363 siswa kelas IX SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan (SMP MuAD) Metro resmi dilepas dalam kegiatan Tasyakuran dan Silaturahmi Angkatan IX Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung di Aula UIN Jurai Siwo Metro, Sabtu,23/5/2026.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Akhlak Mulia, Prestasi Gemilang, Masa Depan Cemerlang” sebagai momentum pelepasan siswa sekaligus mempererat silaturahmi antara sekolah, siswa, dan wali murid.
Kepala SMP MuAD Metro, Ali Musyafa, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para wali murid atas kepercayaan yang diberikan kepada pihak sekolah selama tiga tahun terakhir dalam mendidik putra-putri mereka.
Baca Lainnya :
- Dikdasmen PNF PDM Metro Lepas Kontingen HW Ikut Kemah Penghela0
- Kunjungan Industri SMK Muhammadiyah se-Lampung ke Sektor Maritim dan Perikanan0
- SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Raih Dua Penghargaan di Lamtim Sustainability Week 20260
- Lampung Tembus Lima Besar Nasional di OlympicAD VIII Makassar 0
- SMP Muhammadiyah Al Ghifari Sulap Lorong Sekolah Jadi Lorong Lestari0
“Atas nama keluarga besar SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro, kami mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang telah diberikan kepada kami,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendidikan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun pembinaan terhadap siswa.
Menurutnya, seluruh proses pendidikan yang dilakukan guru bertujuan membentuk karakter dan akhlak siswa menjadi lebih baik.
“Kami tidak pernah berniat menyakiti anak-anak. Semua yang dilakukan merupakan bagian dari ikhtiar membangun karakter dan pribadi mereka,” katanya.
Dalam pesannya kepada siswa, Ali Musyafa mengingatkan agar para lulusan tetap menjaga nilai-nilai kebaikan, terutama salat dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
“Menjadi apa pun kalian nanti, jangan pernah meninggalkan nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan di sekolah ini,” pesannya.
Pada kesempatan itu, pihak sekolah secara resmi mengembalikan amanah pendidikan 363 siswa kepada para orang tua.
Sementara itu, perwakilan wali murid, dr.Irfansyah, S.P.B., Subsp.BD(K), menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, guru, dan seluruh tenaga kependidikan yang telah mendidik dan membimbing siswa selama tiga tahun.
Menurutnya, para guru tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan disiplin, tanggung jawab, dan pembentukan karakter kepada anak-anak.
“Anak-anak kami tidak hanya diajarkan ilmu, tetapi juga tentang tanggung jawab dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada para siswa agar terus semangat mengejar cita-cita dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.
“Jika lelah beristirahatlah, tetapi jangan menyerah. Di belakang kalian ada orang tua yang selalu mendukung dan mendoakan,” tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Dr.Agus Muhammad Septiana. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keteladanan guru di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin mudah diakses anak-anak.
Menurutnya, kecerdasan akademik harus diimbangi dengan kecerdasan emosional dan spiritual agar melahirkan generasi yang berakhlak baik.
“Tanpa akhlak yang baik, kecerdasan yang dimiliki tidak akan berarti,” ujarnya.
Selain itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, H. Kustono, menyebut kegiatan tasyakuran tersebut sebagai momentum rasa syukur atas perjalanan pendidikan siswa selama di SMP MuAD Metro.
Ia mengingatkan pentingnya membangun pondasi keimanan dan ketakwaan sebagai bekal anak-anak menghadapi masa depan.
“Lulus dari SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan bukanlah akhir, tetapi langkah awal untuk terus membimbing anak-anak menuju masa depan yang lebih baik,” katanya.
Ia juga mengapresiasi dedikasi kepala sekolah, guru, dan ustaz-ustazah yang telah mendampingi para siswa dengan penuh kesabaran hingga berhasil menyelesaikan pendidikan di jenjang SMP. (Guswir)




.jpg)






