SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Raih Dua Penghargaan di Lamtim Sustainability Week 2026

By Admin Web 20 Apr 2026, 06:57:04 WIB Amal Usaha Muhammadiyah
SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Raih Dua Penghargaan di Lamtim Sustainability Week 2026

Keterangan Gambar : Penyerahan Penghargaan oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah


MUHAMMADIYAHLAMPUNG.OR.ID, Lampung Timur – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan di Kabupaten Lampung Timur. SMA Muhammadiyah Al-Ghifari secara meyakinkan berhasil memborong dua penghargaan bergengsi sekaligus dalam ajang puncak Lamtim Sustainability Week 2026. Acara berskala daerah yang menjadi magnet para penggiat lingkungan ini diselenggarakan dengan meriah di Lapangan Merdeka, Kecamatan Bandar Sribhawono pada Sabtu, 18 April 2026. Keberhasilan sekolah ini menjadi bukti nyata bahwa ekosistem pendidikan memiliki peran krusial dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis yang tinggi.

Lamtim Sustainability Week 2026 sendiri merupakan sebuah inisiatif strategis yang digagas langsung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur melalui kolaborasi sinergis dengan organisasi lingkungan, Equiliber. Kegiatan akbar ini dirancang sebagai wadah edukasi sekaligus kampanye masif untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap urgensi pelestarian alam di tengah ancaman perubahan iklim. Mengusung konsep keberlanjutan, festival ini menghadirkan berbagai kompetisi dan penganugerahan yang menitikberatkan pada inovasi hijau, kepedulian kelestarian alam, serta aksi nyata komunitas dan institusi pendidikan di wilayah Lampung Timur.


Baca Lainnya :

Dalam perhelatan akbar tersebut, SMA Muhammadiyah Al-Ghifari berhasil menyabet penghargaan utama berupa "Predikat Sekolah Lestari Mandiri" dalam ajang Anugerah Komunitas Lestari Lampung Timur 2026. Trofi dan piagam penghargaan diserahkan secara langsung oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, di hadapan ratusan peserta dan tamu undangan. Keberhasilan meraih predikat bergengsi ini tentu tidak didapatkan secara instan, melainkan sebuah pengakuan resmi dari pemerintah daerah atas konsistensi dan dedikasi sekolah tersebut dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan secara berkelanjutan kepada seluruh warga sekolah.

Lebih jauh, indikator penilaian yang membuat SMA Muhammadiyah Al-Ghifari dinobatkan sebagai Sekolah Lestari Mandiri sangat dititikberatkan pada implementasi nyata program-program berbasis pelestarian alam. Program tersebut tidak hanya menjadi wacana, tetapi terintegrasi langsung dengan kebiasaan sehari-hari peserta didik. Berbagai inisiatif unggulan yang dijalankan secara konsisten oleh sekolah menjadi bukti konkret bahwa pendidikan berwawasan lingkungan dapat diterapkan secara efektif dari tingkat dasar.


Kepala SMA Muhammadiyah Al-Ghifari, Anggia Dwi Larasati, menyampaikan rasa haru dan syukurnya atas capaian luar biasa yang berhasil diraih oleh institusi pendidikan yang dipimpinnya tersebut. “Prestasi membanggakan ini sejatinya adalah buah manis dari kerja keras, kerja sama, serta komitmen bersama yang tak kenal lelah dalam membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah. Kolaborasi yang solid antara siswa, dewan guru, dan seluruh elemen warga sekolah menjadi kunci utama keberhasilan kami,” ungkap Anggia saat dikonfirmasi seusai acara penyerahan penghargaan.

Selain penghargaan institusional, kebanggaan SMA Muhammadiyah Al-Ghifari semakin lengkap dengan prestasi gemilang di tingkat inovasi siswa. Perwakilan siswa mereka berhasil keluar sebagai Juara II dalam Lomba Business Plan (Rencana Bisnis) yang merupakan salah satu agenda kompetitif utama dalam rangkaian Festival Pelajar Peduli Lingkungan (FPPL). Kompetisi ini menantang para pelajar tingkat menengah atas untuk merancang dan mempresentasikan ide bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan komersial, tetapi juga harus mengedepankan aspek keberlanjutan lingkungan dan dampak sosial yang positif bagi masyarakat luas.


Rakha Ridwan, siswa yang ditunjuk sebagai perwakilan sekolah dalam kompetisi Business Plan tersebut, mengaku sangat bersyukur dan mendapatkan banyak pengalaman berharga dari partisipasinya. Menghadapi dewan juri yang kompeten dan bersaing dengan puluhan proposal inovatif dari berbagai sekolah lain di Lampung Timur memberikan tantangan tersendiri baginya. “Ini adalah pengalaman pertama saya mengikuti lomba Business Plan di tingkat kabupaten, dan saya sangat bersyukur bisa meraih juara kedua. Banyak sekali pelajaran yang saya dapatkan selama proses ini, terutama tentang pentingnya sinergi kerja sama tim, berpikir kritis, serta keberanian dalam menyampaikan ide-ide kreatif di depan publik,” tutur Rakha dengan antusias.

Capaian ganda yang membanggakan ini semakin mengukuhkan sekaligus merepresentasikan peran strategis SMA Muhammadiyah Al-Ghifari sebagai lembaga pendidikan terdepan di Kabupaten Lampung Timur. Mereka membuktikan bahwa sekolah dapat menjadi kawah candradimuka yang unggul secara kompetensi kurikulum, sekaligus proaktif sebagai agen perubahan dalam mendorong gerakan pelestarian lingkungan hidup. Ke depannya, rentetan prestasi ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai euforia semata, melainkan mampu menjadi inspirasi nyata dan pemantik semangat bagi institusi pendidikan lainnya untuk terus bergerak dan berkontribusi positif dalam bidang apa pun demi kemajuan daerah. (adl/pri)

Penulis : Anggia Dwi Larassati -

Editor : Tri Priyo Saputro - MPI PWM Lampung




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Pimpinan Wilayah
Muhammadiyah Lampung


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

STATISTIK PENGUNJUNG

  • User Online : 2
  • Today Visitor : 259
  • Hits hari ini : 311
  • Total pengunjung : 144476