- Menjemput Makna Hijrah: Menata Ulang Arah Hidup di Tengah Krisis Zaman
- Refleksi 1448 Hijriah: Menemukan Makna Hijrah di Tengah Arus Modernitas
- BIKERSMU Lampung Siap Gas, Tebar Kebaikan
- Walikota Bandarlampung Akan Hadir di Musywil XXIII IPM Lampung
- PD Muhammadiyah Lampung Tengah Kukuhkan Pengurus Jagalmu Periode 2026-2031
- MTs Muhammadiyah Metro Pelepasan Siswa Kelas IX dan Wisuda Tahfidz
- SMP MuAD Metro Lepas 363 Siswa Angkatan IX
- PW Aisyiyah Lampung Resmikan Rumah Sehat Ibu dan Anak
- JagalMu Pringsewu Dikukuhkan, Langsung Gelar Dauroh Sembelih Halal
- Dikdasmen PNF PDM Metro Lepas Kontingen HW Ikut Kemah Penghela
Muhammadiyah Tetapkan 13 Agustus jadi Hari Pers dan Literasi

MUHAMMAADIYAHLAMPUNG.OR.ID, Metro — Muhammadiyah secara resmi menetapkan 13 Agustus sebagai Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah sebagai upaya memperkuat peran pers dan literasi dalam dakwah pencerahan dan gerakan keilmuan persyarikatan.
Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Muchlas, M.T., Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, pada sambutan dan membuka acara, Pers dan Literasi Muhammadiyah, yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Metro, Sabtu (13/12/2025).
Menurut Prof. Muchlas, Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah merupakan gagasan yang diusulkan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, kemudian dipadukan dengan gerakan literasi sehingga menjadi satu momentum bersama yang strategis bagi Muhammadiyah.
Baca Lainnya :
- PP Muhammadiyah Instruksikan Infak Jumat Kemanusiaan0
- 330 KK Terisolir di Agam, MDMC Lampung Tempuh Jalur Ekstrem untuk Menjangkau0
- Relawan Muhammadiyah Lampung Pendampingan Psikososial dan Kesehatan0
- Muhammadiyah Lampung Himpun Dana 8 Ratus Juta untuk Bencana Sumatera0
- Relawan MDMC Lampung Jangkau Daerah Terisolir di Sumatera0
“Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah diperingati setiap tanggal 13 Agustus. Momentum ini harus dimanfaatkan oleh seluruh unsur persyarikatan untuk membangkitkan kembali semangat pers dan literasi,” ujarnya.
Ia mendorong pimpinan persyarikatan, pengelola media, serta pegiat literasi Muhammadiyah di seluruh tingkatan untuk mengisi peringatan tersebut dengan beragam kegiatan, seperti eksposisi, diskusi publik, pelatihan jurnalistik, dan penguatan kapasitas literasi warga Muhammadiyah.
Dalam kesempatan itu, Prof. Muchlas juga mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap kondisi wilayah serta menjalin komunikasi yang baik dengan para pemangku kepentingan setempat dalam menjalankan aktivitas pers dan jurnalistik. Langkah tersebut dinilai penting demi menjaga keselamatan, etika, dan keberlanjutan kerja pers.
“Melalui penguatan pers dan literasi, Muhammadiyah diharapkan semakin kokoh dalam mewujudkan masyarakat utama yang berkemajuan,” pungkasnya. (Guswir)




.jpg)






