- Dikdasmen PNF PDM Metro Lepas Kontingen HW Ikut Kemah Penghela
- Universitas Muhammadiyah Jakarta Tulang Bawang Diresmikan
- Kunjungan Industri SMK Muhammadiyah se-Lampung ke Sektor Maritim dan Perikanan
- SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Raih Dua Penghargaan di Lamtim Sustainability Week 2026
- Tingkatkan Profesionalisme Juru Sembelih, JAGALMU Pringsewu Gelar Pelatihan Asah Bilah
- Halal Bihalal LHKP PWM Lampung Bahas Pelatihan Kepemimpinan Kader Muda
- Ribuan Jamaah Sholat Idul Fitri 1447 H PWM Lampung di Halaman Gedung Wanita
- Refleksi Idul Fitri: Siapa yang Menang?
- Kembali ke Fitrah, Menjaga Bumi sebagai Amanah Ilahi
- Daftar Lengkap Lokasi Shalat Idul Fitri 2026 Muhammadiyah di Lampung
Muhammadiyah Tetapkan 13 Agustus jadi Hari Pers dan Literasi

MUHAMMAADIYAHLAMPUNG.OR.ID, Metro — Muhammadiyah secara resmi menetapkan 13 Agustus sebagai Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah sebagai upaya memperkuat peran pers dan literasi dalam dakwah pencerahan dan gerakan keilmuan persyarikatan.
Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Muchlas, M.T., Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, pada sambutan dan membuka acara, Pers dan Literasi Muhammadiyah, yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Metro, Sabtu (13/12/2025).
Menurut Prof. Muchlas, Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah merupakan gagasan yang diusulkan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, kemudian dipadukan dengan gerakan literasi sehingga menjadi satu momentum bersama yang strategis bagi Muhammadiyah.
Baca Lainnya :
- PP Muhammadiyah Instruksikan Infak Jumat Kemanusiaan0
- 330 KK Terisolir di Agam, MDMC Lampung Tempuh Jalur Ekstrem untuk Menjangkau0
- Relawan Muhammadiyah Lampung Pendampingan Psikososial dan Kesehatan0
- Muhammadiyah Lampung Himpun Dana 8 Ratus Juta untuk Bencana Sumatera0
- Relawan MDMC Lampung Jangkau Daerah Terisolir di Sumatera0
“Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah diperingati setiap tanggal 13 Agustus. Momentum ini harus dimanfaatkan oleh seluruh unsur persyarikatan untuk membangkitkan kembali semangat pers dan literasi,” ujarnya.
Ia mendorong pimpinan persyarikatan, pengelola media, serta pegiat literasi Muhammadiyah di seluruh tingkatan untuk mengisi peringatan tersebut dengan beragam kegiatan, seperti eksposisi, diskusi publik, pelatihan jurnalistik, dan penguatan kapasitas literasi warga Muhammadiyah.
Dalam kesempatan itu, Prof. Muchlas juga mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap kondisi wilayah serta menjalin komunikasi yang baik dengan para pemangku kepentingan setempat dalam menjalankan aktivitas pers dan jurnalistik. Langkah tersebut dinilai penting demi menjaga keselamatan, etika, dan keberlanjutan kerja pers.
“Melalui penguatan pers dan literasi, Muhammadiyah diharapkan semakin kokoh dalam mewujudkan masyarakat utama yang berkemajuan,” pungkasnya. (Guswir)




.jpg)






