- Rakernas ALPTK PTMA di Mahan Agung, Gubernur Lampung: Investasi Masa Depan Adalah Pendidikan
- Resepsi Milad ke-109, Aisyiyah Tulang Bawang Komitmen Dakwah Kemanusiaan dan Ikrar Cinta Damai
- Muhammadiyah Tulang Bawang Safari Dakwah di Rawajitu Timur, Teguhkan Ideologi
- Muhammadiyah Kota Bandar Lampung Audiensi dengan BPN ATR, Bahas Sertifikat Wakaf
- Dikdasmen PNF Gelar Rakorwil, Bahas Turunan Kebijakan Nasional
- Muhammadiyah Lampung Terima Wakaf 9900 meter dari Keluarga Cik Ali Salim
- Rektor UM Lampung Kukuhkan 5 Dekan Baru
- Menjemput Makna Hijrah: Menata Ulang Arah Hidup di Tengah Krisis Zaman
- Refleksi 1448 Hijriah: Menemukan Makna Hijrah di Tengah Arus Modernitas
- BIKERSMU Lampung Siap Gas, Tebar Kebaikan
Relawan Muhammadiyah Lampung Pendampingan Psikososial dan Kesehatan

MUHAMMADIYAHLAMPUNG.OR.ID, Agam — Relawan Muhammadiyah Lampung terus memberikan bantuan kesehatan serta pendampingan psikososial bagi anak-anak serta layanan kesehatan bagi warga di wilayah terdampak bencana di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Senin (8/12/2025).
Hal ini sampaikan dr Tedi Subroto, selaku Ketua Tim Kesehatan Relawan Muhammadiyah Lampung juga dokter RSU Muhammadiyah Metro, bahwa Kegiatan ini bertujuan memulihkan kondisi kesehatan masyarakat terdampak serta tim Psikososial pendampingan emosional anak-anak yang mengalami tekanan psikologis akibat bencana.
Mustaqof, selaku tim Psikososial MDMC Lampung, Para relawan mengajak mereka bermain, bercerita, dan melakukan aktivitas kelompok untuk mengembalikan rasa aman serta keceriaan, ia menegaskan bahwa
Baca Lainnya :
- Muhammadiyah Lampung Himpun Dana 8 Ratus Juta untuk Bencana Sumatera0
- Relawan MDMC Lampung Jangkau Daerah Terisolir di Sumatera0
- 15 Relawan Muhammadiyah Lampung Dikirim ke Sumatera Barat0
- Menteri Haji dan Umrah Kunjungan ke PWM Lampung0
- Pelatihan Da i Multitalenta: Upgrading Skill Imam, Khatib Jumat dan Penyaji Kajian0
“Bencana tidak hanya melukai secara fisik, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam, terutama bagi anak-anak. Karena itu, kami hadir bukan hanya membawa layanan medis, tetapi juga upaya pemulihan psikologis agar mereka merasa aman dan kembali ceria,” ujar Mustaqof.

Ditempat terpisah, dr. Tedi dan tim kesehatan terus melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga terdampak, meliputi pengecekan kondisi umum, penanganan infeksi, keluhan pernapasan, dan keluhan akibat cuaca dingin di wilayah pengungsian.
Hal ini diungkapkan Anggi Setiawan merupakan anggota tim kesehatan mengatakan bahwa, hari ini sebanyak 29 pasien berhasil terlayani, Tim Kesehatan MDMC Lampung, dengan medan menuju lokasi pengungsian tidak mudah.
“Perjalanan menuju pengungsian di puncak bukit sangat sulit ditembus. Akses jembatan terputus sehingga kami harus berjalan kaki sekitar satu kilometer. Setelah itu, baru dapat melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan roda dua untuk menaiki bukit,” jelas Anggi yang merupakan tim kesehatan.
Meski akses terbatas, tim kesehatan tetap berupaya menjangkau warga satu per satu, memastikan layanan medis tetap bisa diterima oleh masyarakat terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, Tim kesehatan dan MDMC Lampung dan Tim, masih dalam keadaan sehat, dan masih berada dilokasi kediaman warga untuk memeriksa kesehatan masyarakat terdampak, serta program ini merupakan bagian dari One Muhammadiyah One Response yang terus bergerak merespons kebutuhan penyintas di Sumatera Barat. (Guswir)




.jpg)





