- Menjemput Makna Hijrah: Menata Ulang Arah Hidup di Tengah Krisis Zaman
- Refleksi 1448 Hijriah: Menemukan Makna Hijrah di Tengah Arus Modernitas
- BIKERSMU Lampung Siap Gas, Tebar Kebaikan
- Walikota Bandarlampung Akan Hadir di Musywil XXIII IPM Lampung
- PD Muhammadiyah Lampung Tengah Kukuhkan Pengurus Jagalmu Periode 2026-2031
- MTs Muhammadiyah Metro Pelepasan Siswa Kelas IX dan Wisuda Tahfidz
- SMP MuAD Metro Lepas 363 Siswa Angkatan IX
- PW Aisyiyah Lampung Resmikan Rumah Sehat Ibu dan Anak
- JagalMu Pringsewu Dikukuhkan, Langsung Gelar Dauroh Sembelih Halal
- Dikdasmen PNF PDM Metro Lepas Kontingen HW Ikut Kemah Penghela
Regional Meeting LPCRPM se-Sumbagsel Digelar PCM Kalirejo

MUHAMMADIYAHLAMPUNG.IR.ID, Lampung Tengah – Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Regional Meeting se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), tuan rumah kegiatan ini adalah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kalirejo.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (8–10/8/2025), di SMK Muhammadiyah Kalirejo, Lampung Tengah.
Baca Lainnya :
- Temu Tani II, Jatam Lampung Bahas Pertanian Organik capai Swasembada Pangan0
- Pemuda Muhammadiyah Lampung Selatan Gelar Diksar KOKAM0
- JATAM Sidomulyo Studi Peternakan Unggas di Pringsewu0
- Muhammadiyah Batuliman Kajian dan Santunan Yatim Dhuafa0
- LAZISMU Lampung Launching Program Save Our School, Tahun 2025 25 Sekolah Penerima0
Sebanyak 200 peserta hadir dari berbagai wilayah, meliputi Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, serta pengurus daerah dan cabang Muhammadiyah se-Lampung.
Dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, hadir yakni Dahlan Rais, H.M Jamaludin Ahmad, M.Iksan, H. Ibnu Hasan, Nurgiyatna, Isngadi, Arwan Ahmad Khoirudin sebagai pemateri.
Ketua LPCR-PM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, Syamsudin, S.Ad., M.M menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah membangun sinergi dan percepatan dalam meningkatkan fungsi masjid, sekaligus membangun pemahaman bersama agar masjid dapat memberikan manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat.
Selain itu, pertemuan ini juga membahas strategi penyusunan peta cabang dan ranting unggul. Menurut Syamsudin, cabang unggul harus memenuhi sejumlah kriteria administratif dan menjadi percontohan bagi cabang lain.
“Ranting Muhammadiyah memiliki 19 kriteria, sedangkan masjid unggul ada 15 kriteria yang ditetapkan Muhammadiyah,” ujarnya.
Di Lampung, kata dia, jumlah cabang Muhammadiyah mencapai 182 atau sekitar 86 persen dari total wilayah yang ada. Sementara jumlah ranting baru mencapai sekitar 24 persen dari total desa di provinsi ini. LPCR-PM menargetkan ke depan semakin banyak cabang dan ranting yang memenuhi kriteria unggul.(*)
Laporan: Wawan Sumarwan/PCM Bekri




.jpg)






