- Dikdasmen PNF PDM Metro Lepas Kontingen HW Ikut Kemah Penghela
- Universitas Muhammadiyah Jakarta Tulang Bawang Diresmikan
- Kunjungan Industri SMK Muhammadiyah se-Lampung ke Sektor Maritim dan Perikanan
- SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Raih Dua Penghargaan di Lamtim Sustainability Week 2026
- Tingkatkan Profesionalisme Juru Sembelih, JAGALMU Pringsewu Gelar Pelatihan Asah Bilah
- Halal Bihalal LHKP PWM Lampung Bahas Pelatihan Kepemimpinan Kader Muda
- Ribuan Jamaah Sholat Idul Fitri 1447 H PWM Lampung di Halaman Gedung Wanita
- Refleksi Idul Fitri: Siapa yang Menang?
- Kembali ke Fitrah, Menjaga Bumi sebagai Amanah Ilahi
- Daftar Lengkap Lokasi Shalat Idul Fitri 2026 Muhammadiyah di Lampung
MPM dan JATAM Lampung Gelar Pelatihan Fasilitator Perunggasan

MUHAMMADIYAHLAMPUNG.OR.ID, Bandar Lampung – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung dan Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Lampung selenggarakan Rapat Kerja dan Training of Fasilitator (TOF) Perunggasan se-Lampung. Kegiatan itu pada tanggal 15 November 2025 di SD Muhammadiyah 1 Bandar Lampung, Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung.
Turut hadir Ir Jamhari Hadipurwanta MP, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung dan 62 peserta MPM dan JATAM se-Lampung.
Kegiatan diawali dengan laporan pengurus MPM PWM Lampung dan tanggapan dari masing-masing MPM dan JATAM daerah.
Baca Lainnya :
- Temu Tani II, Jatam Lampung Bahas Pertanian Organik capai Swasembada Pangan0
- JATAM Sidomulyo Studi Peternakan Unggas di Pringsewu0
- Dauroh Sembelih Halal: Membangun Peradaban Sembelihan Halal dan Beretika di Pringsewu0
- Kolaborasi Untuk Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan Untuk Komunitas Khusus0
- MPM PWM Lampung Bentuk Kader Penggerak Melalui SEKAM0
Eddy Waluyo dalam sambutannya mengungkap upaya sinergi antar lembaga dan perbankan.
“Alhamdulillah masing-masing perwakilan MPM dan JATAM daerah dapat hadir dan membersamai rapat kerja ini. MPM PWM Lampung sedang mengupayakan kerjasama untuk perbankan. Bank yang akan bekerjasama dengan MPM dan JATAM Lampung diantaranya BRI, BNI, Mandiri, Bank Lampung, Bank Syariah Indonesia (BSI), BMT Fajar dan beberapa Bank yang ada di Lampung,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan mengenai kerjasama dengan lembaga zakat yang akan berfokus pada zakat produktif.
“Alhamdulillah selain dengan perbankan kami juga akan melakukan kerjasama dengan lembaga zakat yang berfokus pada zakat produktif. Kerjasama akan kami lakukan dengan beberapa lembaga zakat yang ada di Lampung, seperti salah satunya LAZISMU. Dari JAMBORE JATAM di Kebumen, Lampung ditunjuk sebagai tuan rumah untuk JAMBORE JATAM selanjutnya, kalau kemarin di Kebumen menanam padi, nanti di Lampung memanen hasil pertanian,” tambahnya.
Jamhari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap Majelis Pemberdayaan Masyarakat.
“Masyarakat Indonesia tidak ragu-ragu lagi kalau bergerak dalam pemberdayaan itu ikut muhammadiyah. Beberapa keberhasilan dari MPM sudah tersiarkan secara utamanya melalui dunia media sosial,” ujarnya.
Arif setyawan selaku ketua JATAM Lampung juga menyampaikan upaya JATAM Lampung untuk berdayakan petani dan peternak sebagai upaya mencapai swasembada pangan.
“Terimakasih kepada JATAM se-Lampung yang telah hadir, dengan diadakannya RAKER dan TOF Perunggasan, ini merupakan upaya JATAM Lampung untuk mencapai swasembada pangan dan kesejahteraaan umat,” jelasnya.
Setelah rangkaian Rapat Kerja MPM dan JATAM selesai, kegiatan dilanjutkan Training of Fasilitator (TOF) Perunggasan dengan narasumber Muhamad Soleh dari Bidang Pertanian Terpadu MPM PWM Lampung, Muhamad Arif Setyawan Ketua JATAM Lampung, dan drh Purnama Edy Santosa.
Kemudian kegiatan dilanjutkan dengna melakukan kunjungan pada peternak bebek dan ayam kampung di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Lampung dan ke peternakan ayam Hj Farm. Melalui studi lapangan ini, diharapkan para fasilitator tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat langsung praktik terbaik (best practice) manajemen peternakan yang modern dan efisien untuk diterapkan di daerah masing-masing.
Melalui sinergi antara pelatihan teknis di lapangan dan pembukaan akses permodalan, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam membangun pemberdayaan serta ketahanan berbasis komunitas. MPM dan JATAM Lampung tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi sesaat, tetapi menargetkan keberlanjutan usaha (sustainability) bagi para peternak. Langkah konkret ini diharapkan mampu mengangkat taraf hidup masyarakat secara inklusif, menjadikan sektor perunggasan sebagai pilar ekonomi umat yang tangguh dalam jangka panjang. (pri/fajr)
Penulis : Tri Priyo Saputro – MPM PWM Lampung




.jpg)






