- Dikdasmen PNF PDM Metro Lepas Kontingen HW Ikut Kemah Penghela
- Universitas Muhammadiyah Jakarta Tulang Bawang Diresmikan
- Kunjungan Industri SMK Muhammadiyah se-Lampung ke Sektor Maritim dan Perikanan
- SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Raih Dua Penghargaan di Lamtim Sustainability Week 2026
- Tingkatkan Profesionalisme Juru Sembelih, JAGALMU Pringsewu Gelar Pelatihan Asah Bilah
- Halal Bihalal LHKP PWM Lampung Bahas Pelatihan Kepemimpinan Kader Muda
- Ribuan Jamaah Sholat Idul Fitri 1447 H PWM Lampung di Halaman Gedung Wanita
- Refleksi Idul Fitri: Siapa yang Menang?
- Kembali ke Fitrah, Menjaga Bumi sebagai Amanah Ilahi
- Daftar Lengkap Lokasi Shalat Idul Fitri 2026 Muhammadiyah di Lampung
Baitul Arqom Sebagai Sarana Penguatan Fondasi SDI Berkemajuan

Ditulis oleh: Guswir
Pelaksanaan Baitul Arqom bagi pegawai RSU Muhammadiyah Metro kembali menghadirkan ruang strategis bagi penguatan Sumber Daya Insani (SDI) unggul, berkarakter, dan berideologi Muhammadiyah.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini bukan sekadar forum pembelajaran, tetapi merupakan mekanisme konsolidasi nilai yang dirancang secara sistematis untuk memastikan setiap insan AUM kesehatan memiliki arah gerak yang selaras dengan jati diri persyarikatan.
Baca Lainnya :
Di ruang Aula Gedung Dakwah PDM Kota Metro, para pegawai duduk menyimak dengan tertib sebuah representasi bahwa proses pengkaderan di AUM kesehatan terus bergerak ke arah lebih terstruktur dan bertanggung jawab.
Penyampaian materi yang disampaikan para narasumber berlangsung dengan intensitas akademik yang jelas, namun tetap membumi bagi kebutuhan praktis pelayanan kesehatan modern.
Dalam suasana itu, tampak seorang pemateri memberikan penjelasan dengan gestur komunikatif. Ia menautkan nilai dasar Muhammadiyah dengan praksis pelayanan kesehatan, menjadikan setiap konsep tidak berhenti pada tataran teori, tetapi menjadi landasan perilaku profesional di lapangan.
Baitul Arqom bukan hanya transfer pengetahuan, namun merupakan bentuk internalisasi nilai suatu proses membangun kesadaran kader bahwa pelayanan kesehatan adalah bagian dari kerja dakwah dan amal shaleh. Melalui pendekatan teknokratik yang terukur, kegiatan ini menempatkan SDI sebagai faktor penentu mutu layanan.
Keselarasan antara disiplin ilmu kesehatan, prinsip manajemen modern, dan nilai Ke-Muhammadiyahan menjadi relevan dalam mendorong RSU Muhammadiyah Metro terus berkembang sebagai institusi kesehatan yang profesional sekaligus bercorak religius-progresif.
Program pengkaderan ini juga menunjukkan bahwa RSU Muhammadiyah Metro tidak hanya menyiapkan tenaga yang kompeten secara teknis, tetapi juga membangun “mental framework” yang produktif berintegritas, berpikir sistemik, dan berorientasi ihsan.
Ketua MPKSDI, Agus Pujianto, menegaskan kepada MPI PDM Kota Metro bahwa penguatan SDI melalui Baitul Arqom merupakan bagian dari strategi kelembagaan untuk memastikan setiap pegawai memahami tidak hanya apa yang mereka kerjakan, tetapi mengapa mereka mengerjakannya.
Baitul Arqom adalah instrumen untuk menjaga arah ideologis dan budaya kerja Muhammadiyah. Kita ingin SDI yang memiliki identitas jelas, disiplin, dan mampu menerjemahkan nilai gerakan ke dalam pelayanan kesehatan yang berkemajuan
Ia menambahkan bahwa kesinambungan program perkaderan merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas organisasi.
Kita tidak sedang membina pegawai untuk hari ini saja, tetapi menyiapkan mereka sebagai penggerak persyarikatan di masa depan. Integritas, profesionalitas, dan spiritualitas harus menjadi satu kesatuan yang melekat.
BA pada tema yang “Membumikan Sikap Ihsan dalam Pelayanan” bukan sekadar slogan. Tema tersebut diterjemahkan dalam setiap sesi diskusi, studi kasus, hingga dialog terbuka antara peserta dan pemateri. Fokusnya adalah menyatukan standar pelayanan dengan kesadaran moral-spiritual yang menjadi ciri keunggulan AUM kesehatan.
Konsep ihsan ditarik keluar dari ruang teologi menuju kerangka _service excellence_ yang aplikatif mulai dari komunikasi pelayanan, tata kelola kerja, hingga pengambilan keputusan berbasis nilai.
Baitul Arqom 2025 menjadi tonggak penting bagi RSU Muhammadiyah Metro untuk memastikan bahwa identitas rumah sakit persyarikatan tetap terpelihara seiring modernisasi sistem dan tuntutan masyarakat. Upaya ini menegaskan bahwa profesionalisme tidak bertentangan dengan identitas gerakan, tetapi saling menguatkan.
Dengan konfigurasi peserta yang beragam lintas bidang tugas, kegiatan ini juga menjadi ruang rekonsolidasian internal menyatukan visi, membangun harmoni kerja, serta memastikan setiap pegawai bergerak dalam koridor yang sama.
Baitul Arqom kali ini bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, tetapi sebuah policy instrument yang memadukan pembinaan ideologi, penguatan etos kerja, dan peningkatan kapasitas. Ketiganya menjadi fondasi penting agar RSU Muhammadiyah Metro terus tumbuh sebagai rumah sakit yang unggul secara manajerial dan bermakna secara spiritual.
Dengan ikhtiar yang berkelanjutan ini, diharapkan setiap pegawai tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu menjadi teladan yang menghadirkan nilai-nilai Muhammadiyah dalam setiap sentuhan layanan kepada masyarakat(*)




.jpg)






