- Ribuan Jamaah Sholat Idul Fitri 1447 H PWM Lampung di Halaman Gedung Wanita
- Refleksi Idul Fitri: Siapa yang Menang?
- Kembali ke Fitrah, Menjaga Bumi sebagai Amanah Ilahi
- Daftar Lengkap Lokasi Shalat Idul Fitri 2026 Muhammadiyah di Lampung
- Lazismu Lampung Salurkan Program Back To Masjid
- Lazismu Ajak Umat Wujudkan Pusat Dakwah Muhammadiyah di Lampung
- Lampung Tembus Lima Besar Nasional di OlympicAD VIII Makassar
- PCM Pringsewu Gelar Pengajian Sosong Ramadhan 1447 H
- Tingkatkan Kualitas, Magister Keperawatan UMPRI Assessment Lapangan LAM-PTKes
- Rakerda LAZISMU Pringsewu Dorong Penguatan Kelembagaan dan Perluasan Manfaat
UM Metro Komitmen Tertib Lapor SPT

MUHAMMADIYAHLAMPUNG.OR.ID, Metro — Universitas Muhammadiyah (UM) Metro menegaskan komitmen institusionalnya terhadap kepatuhan perpajakan melalui pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan berbasis sistem Coretax, dengan pendampingan Relawan Pajak dari kalangan mahasiswa, sebagai bagian dari penguatan tata kelola kepatuhan fiskal di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Layanan Tax Center UM Metro, pada Selasa, 3/2/2026.
Hal ini disampaikan Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, kepada Jurnalis MPI PDM Kota Metro, bahwa pelaporan SPT Tahunan tidak semata bersifat administratif, melainkan merupakan instrumen strategis dalam membangun budaya kepatuhan regulatif yang berkelanjutan di lingkungan sivitas akademika.
Baca Lainnya :
- UM Metro Menuju Kampus Inklusif dan Ramah Disabilitas0
- UM Metro Dampingi Siswa SMAN 4 Metro Tembus PTN Jalur SNBP0
- Jatam Lampung Selatan Bimtek Agribisnis Ternak Unggas0
- Jatam Metro Bergerak, Garap Sektor Kemitraan Unggas0
- SMP Muhammadiyah 3 Metro Resmi Berdiri Kantor Layanan LazisMu0
Menurutnya, kepatuhan pajak merupakan dimensi penting dari tanggung jawab kewargaan (civic responsibility) yang harus ditumbuhkan melalui keteladanan institusi.
“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran hukum dan etika publik. Pelaporan SPT melalui Coretax adalah bagian dari internalisasi nilai integritas, kepatuhan, dan tanggung jawab kebangsaan yang harus terlembaga dalam sistem,” ujar Rektor diruang kerjanya.
Ia menegaskan bahwa UM Metro secara konsisten mendorong dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk melaksanakan kewajiban perpajakan secara tepat waktu, akurat, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Rektor juga menjelaskan bahwa, kegiatan yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Tax Center UM Metro, dan KPP Pratama Metro, dengan melibatkan mahasiswa sebagai Relawan Pajak. Skema tersebut tidak hanya memperlancar proses pelaporan, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran aplikatif yang mempertemukan teori kebijakan fiskal dengan praktik pelayanan publik.
“Keterlibatan mahasiswa sebagai Relawan Pajak merupakan bentuk pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) sekaligus kontribusi nyata kampus dalam meningkatkan literasi dan kesadaran pajak,” tambahnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Rektor II UM Metro Bidang Keuangan dan Sumber Daya, Dr. Nedi Hendri, menegaskan bahwa, kepatuhan perpajakan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari arsitektur tata kelola keuangan institusi yang transparan dan akuntabel.
“Penerapan pelaporan SPT melalui Coretax mencerminkan komitmen UM Metro, dalam mengimplementasikan prinsip good university governance, khususnya pada aspek akuntabilitas fiskal dan kepatuhan terhadap regulasi negara,” jelasnya.
Ia mengapresiasi peran Relawan Pajak oleh mahasiswa, yang telah menjalankan fungsi pendampingan secara sistematis dan profesional, sehingga proses pelaporan dapat berlangsung tertib, efisien, dan sesuai standar yang ditetapkan.
Lebih lanjut, Dr. Nedi Hendri menyampaikan bahwa program pendampingan Coretax tidak berhenti di lingkungan UM Metro. Ke depan, Relawan Pajak mahasiswa direncanakan akan melakukan road show pendampingan ke sejumlah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) melalui kolaborasi lintas majelis di lingkungan PDM Kota Metro.
“Pendampingan ini dirancang sebagai upaya difusi pengetahuan sistem perpajakan, agar AUM memiliki pemahaman yang komprehensif terhadap Coretax dan mampu menjalankan kewajiban perpajakan secara tertib, tepat waktu, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya memperkuat tata kelola keuangan AUM, tetapi juga menempatkan mahasiswa sebagai agen literasi kebijakan publik yang berperan dalam proses edukasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia menambahkan bahwa melalui inisiatif ini, Universitas Muhammadiyah Metro menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga konsisten menghadirkan dakwah pencerahan berbasis keteladanan institusional, kepatuhan hukum, dan tanggung jawab kebangsaan.
(Guswir)




.jpg)






