- Kunjungan Industri SMK Muhammadiyah se-Lampung ke Sektor Maritim dan Perikanan
- SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Raih Dua Penghargaan di Lamtim Sustainability Week 2026
- Tingkatkan Profesionalisme Juru Sembelih, JAGALMU Pringsewu Gelar Pelatihan Asah Bilah
- Halal Bihalal LHKP PWM Lampung Bahas Pelatihan Kepemimpinan Kader Muda
- Ribuan Jamaah Sholat Idul Fitri 1447 H PWM Lampung di Halaman Gedung Wanita
- Refleksi Idul Fitri: Siapa yang Menang?
- Kembali ke Fitrah, Menjaga Bumi sebagai Amanah Ilahi
- Daftar Lengkap Lokasi Shalat Idul Fitri 2026 Muhammadiyah di Lampung
- Lazismu Lampung Salurkan Program Back To Masjid
- Lazismu Ajak Umat Wujudkan Pusat Dakwah Muhammadiyah di Lampung
Dimomen HKN 2025, MPKU PDM Metro Bentuk Dana Sehat Muhammadiyah

MUHAMMADIYAHLAMPUNG.OR.ID, Kota Metro - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025, Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan kesehatan di seluruh amal usaha Muhammadiyah (AUM). Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program dan kegiatan nyata yang berorientasi pada peningkatan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat luas.
Ketua MPKU PDM Kota Metro, Budi Pranoto, menjelaskan peran MPKU tidak hanya sebatas pembina lembaga kesehatan. Tetapi juga sebagai motor penggerak dalam pengembangan sistem pelayanan kesehatan Muhammadiyah di tingkat daerah.
Baca Lainnya :
- RSU Muhammadiyah Metro Tingkatkan Layanan di Momentum HKN 20250
- 2 Siswa Muhammadiyah Metro Tembus Ajang OMI Nasional 20250
- Satu-satunya di Sumatera, Pontrenmu At-Tanwir Divisitasi LP2 PP Muhammadiyah0
- Muhammadiyah Tulang Bawang Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah0
- IPM Kota Metro Gelar SEMILOKDA0
“Peran MPKU PDM Kota Metro dalam memperkuat pelayanan kesehatan diwujudkan melalui berbagai kegiatan. Salah satunya adalah penyelenggaraan operasional Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Metro, yang sejak lama dicita-citakan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat umum, khususnya warga persyarikatan Muhammadiyah,” ujarnya, pada Rabu, 12 November 2025.
Selain rumah sakit, MPKU juga mendorong pengembangan klinik Muhammadiyah di setiap Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM). Meski belum semua cabang memilikinya, langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan tingkat pertama (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama atau FKTP) di lingkungan Muhammadiyah.
Lebih lanjut, MPKU PDM Kota Metro juga telah membentuk lembaga Dana Sehat Muhammadiyah. Lembaga ini sebagai upaya kemandirian jaminan kesehatan internal bagi warga persyarikatan, terutama para siswa dan santri di amal usaha Muhammadiyah.
“Dana Sehat Muhammadiyah berperan sebagai fasilitator antara peserta dengan fasilitas kesehatan seperti klinik maupun rumah sakit Muhammadiyah, dalam pelayanan kuratif maupun pengobatan. Selain itu, lembaga ini juga aktif dalam kegiatan promotif dan preventif bersama tenaga kesehatan Muhammadiyah,” tambahnya.
Dalam aspek pembinaan dan penjaminan mutu, MPKU PDM Kota Metro juga secara rutin melaksanakan kunjungan dan rapat koordinasi ke berbagai fasilitas kesehatan Muhammadiyah. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan standar pelayanan yang diberikan tetap konsisten, profesional, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam berkemajuan.
"Tidak hanya itu, MPKU juga turut menggerakkan program bakti sosial bidang kesehatan melalui pelayanan kesehatan gratis di amal usaha Muhammadiyah dan masyarakat umum. Program ini menjadi bagian dari Gerakan Al-Ma’un Peduli, sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan implementasi ajaran Islam dalam bidang kesehatan" ungkapnya
Dalam momentum Hari Kesehatan Nasional tahun ini, MPKU PDM Kota Metro juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh tenaga kesehatan Muhammadiyah agar terus meneguhkan niat dan komitmen pengabdian.
1. Bekerjalah di amal usaha Muhammadiyah sebagai wujud pengabdian profesi kesehatan yang bermanfaat bagi umat, dengan keikhlasan mengharap ridha Allah SWT.
2. Berperan aktiflah di persyarikatan atau organisasi otonom Muhammadiyah, baik sebagai pengurus, anggota, maupun jamaah, untuk menggairahkan dakwah jamaah.
3. Tingkatkan pengetahuan di bidang kesehatan sesuai profesi, serta perkuat pemahaman Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
4. Hidup-hidupilah Muhammadiyah dengan menyalurkan sebagian harta melalui LAZISMU serta mendukung berbagai aktivitas dakwah Muhammadiyah lainnya.
“Kami berharap tenaga kesehatan Muhammadiyah dapat terus berkiprah dengan semangat profesionalisme, keikhlasan, dan pengabdian. Semoga seluruh amal usaha kesehatan Muhammadiyah menjadi sarana dakwah sekaligus penggerak kesejahteraan umat,” pungkas Budi Pranoto.(Guswir)




.jpg)






