- Kunjungan Industri SMK Muhammadiyah se-Lampung ke Sektor Maritim dan Perikanan
- SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Raih Dua Penghargaan di Lamtim Sustainability Week 2026
- Tingkatkan Profesionalisme Juru Sembelih, JAGALMU Pringsewu Gelar Pelatihan Asah Bilah
- Halal Bihalal LHKP PWM Lampung Bahas Pelatihan Kepemimpinan Kader Muda
- Ribuan Jamaah Sholat Idul Fitri 1447 H PWM Lampung di Halaman Gedung Wanita
- Refleksi Idul Fitri: Siapa yang Menang?
- Kembali ke Fitrah, Menjaga Bumi sebagai Amanah Ilahi
- Daftar Lengkap Lokasi Shalat Idul Fitri 2026 Muhammadiyah di Lampung
- Lazismu Lampung Salurkan Program Back To Masjid
- Lazismu Ajak Umat Wujudkan Pusat Dakwah Muhammadiyah di Lampung
MDMC Lampung Gelar Kegiatan Pengurangan Risiko Bencana di Kabupaten Lampung Tengah

Keterangan Gambar : MDMC LAMPUNG GELAR KEGIATAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH
MUHAMMADIYAHLAMPUNG.OR.ID, Lampung Tengah – Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Wilayah Lampung, bersama LAZISMU Wilayah Lampung, melaksanakan kegiatan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di beberapa sekolah Kabupaten Lampung Tengah pada hari Sabtu, 3 Agustus 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa serta tenaga pendidik dalam menghadapi bencana.
Kegiatan PRB kali ini dilaksanakan di lima lokasi berbeda, yaitu TK ABA Bandar Jaya, SMK Muhammadiyah 1 Terbanggi Besar, SMP Muhammadiyah Terbanggi Besar, SMP - SMA Muhammadiyah Boarding School Poncowati, dan SD Aisyiyah 1 Poncowati. Setiap lokasi mendapatkan pelatihan dan edukasi mengenai berbagai aspek mitigasi bencana, termasuk pengenalan jenis-jenis bencana, prosedur evakuasi, dan langkah-langkah darurat yang harus diambil.
Ketua MDMC Lampung, Satrio Budi Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempersiapkan masyarakat, khususnya siswa dan guru, dalam menghadapi kemungkinan bencana. "Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa dan guru di Kabupaten Lampung Tengah dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai risiko bencana dan siap mengambil tindakan yang tepat dalam situasi darurat," ujar Satrio.
Baca Lainnya :
- Selaraskan Program Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung0
- MDMC Lampung Berikan Materi Penanggulangan Bencana pada Mastama Universitas Muhammadiyah Kotabumi0
- Membumikan Organik MPM PWM Lampung bersama KPO Berkemajuan Selenggarakan Temu Raya Petani Organik0
- Universitas Muhammadiyah Metro Selenggarakan Darul Arqom Top Manager PTMA Wilayah Sumatra 20
- 5 Sabuk Kader Kehormatan meriahkan Latgab dan Silaturahmi Tapak Suci Mesuji0

Pelatihan di TK ABA Bandar Jaya difokuskan pada pengenalan bencana dengan metode yang ramah anak, sedangkan di SMK Muhammadiyah 1 Terbanggi Besar dan SMP Muhammadiyah Terbanggi Besar, materi yang disampaikan lebih mendalam mengenai mitigasi dan manajemen bencana. Di SMP - SMA Muhammadiyah Boarding School Poncowati dan SD Aisyiyah 1 Poncowati, kegiatan termasuk simulasi evakuasi dan latihan pertolongan pertama.
LAZISMU Wilayah Lampung memberikan dukungan penting dalam pelaksanaan kegiatan ini dengan menyediakan berbagai peralatan dan materi edukasi yang diperlukan.
Kegiatan PRB di Kabupaten Lampung Tengah mendapat sambutan positif dari siswa, guru, dan orang tua. Mereka mengapresiasi upaya MDMC dan LAZISMU dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai mitigasi bencana. Harapan kedepan adalah kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala untuk memastikan semua pihak siap menghadapi berbagai potensi bencana.
Tryaldi Rahmandika Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Boarding School Poncowati turut mengapresiasi Pengurangan Resiko Bencana yang diadakan MDMC Wilayah Lampung. Dan kegiatan Pengurangan Resiko Bencana ini diharapkan dapat terus berlanjut dilakukan pada siswa sekolah “agar siswa itu tahu cara penanggulangan bencana dan resiko bencana, terutamanya siswa kelas sepuluh yang sudah menginjak remaja” tambah AB. Aziz Kepala SMK Muhammadiyah 1 Terbanggi Besar.
Ketua MDMC Daerah Lampung Tengah, Widodo juga menambahkan, “kegiatan ini harus dilakukan, karena tidak menutup kemungkinan bencana dapat terjadi kepada kita, sehingga edukasi untuk pengurangan resiko bencana perlu diberikan kepada siswa baik dari TK hingga SLTA dan dewasa, untuk mengedukasi mengenai resiko saat bencana dan setelah bencana itu terjadi” ujar Widodo.

Dengan terlaksananya kegiatan PRB di Kabupaten Lampung Tengah, menjadi salah satu upaya mitigasi bencana MDMC Wilayah Lampung, sehingga edukasi yang dilakukan kedepannya mampu mengurangi dampak resiko apabila terjadi bencana. (priyo/mdmclampung)




.jpg)






