- Kunjungan Industri SMK Muhammadiyah se-Lampung ke Sektor Maritim dan Perikanan
- SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Raih Dua Penghargaan di Lamtim Sustainability Week 2026
- Tingkatkan Profesionalisme Juru Sembelih, JAGALMU Pringsewu Gelar Pelatihan Asah Bilah
- Halal Bihalal LHKP PWM Lampung Bahas Pelatihan Kepemimpinan Kader Muda
- Ribuan Jamaah Sholat Idul Fitri 1447 H PWM Lampung di Halaman Gedung Wanita
- Refleksi Idul Fitri: Siapa yang Menang?
- Kembali ke Fitrah, Menjaga Bumi sebagai Amanah Ilahi
- Daftar Lengkap Lokasi Shalat Idul Fitri 2026 Muhammadiyah di Lampung
- Lazismu Lampung Salurkan Program Back To Masjid
- Lazismu Ajak Umat Wujudkan Pusat Dakwah Muhammadiyah di Lampung
Ini Pesan Ketua PWM Lampung Melihat Situasi Terkni
.jpeg)
MUHAMMADIYAHLAMPUNG.OR.ID, Bandarlampung – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag., menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah situasi sosial politik Indonesia saat ini. Seruan tersebut disampaikan pada 31 Agustus 2025, sebagai bentuk keprihatinan sekaligus dorongan agar masyarakat tetap mengutamakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut Prof. Sudarman, menjaga persatuan adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. “Kita semua memiliki kesempatan sekaligus kewajiban untuk berjuang mempertahankan keutuhan NKRI. Jangan sampai ada pihak yang berhasil mengoyak persatuan dan kesatuan negara yang kita cintai,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Priyo, Peserta dari Lampung jadi Peserta Terkreatif Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Organisasi0
- PWM Lampung Ikuti Pelatihan Reputasi Digital Muhammadiyah di Tangerang0
- Dosen AIK UMPRI Jadi Pemakalah Terbaik di Seminar Nasional UAD0
- Dosen UM Metro Lolos Seleksi Program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan BPK Wilayah VII0
- Buka Regional Meeting LPCRPM se-Sumbagsel, Dahlan Rais Bahas Moh Salah0
Ia juga mengingatkan masyarakat Lampung agar lebih bijak dalam menyikapi arus informasi di media sosial. Menurutnya, provokasi dan hoaks dapat memicu perpecahan jika tidak diimbangi sikap kritis. “Masyarakat harus membiasakan diri melakukan check and recheck serta mengonfirmasi informasi kepada pihak terpercaya. Dengan begitu, kita tidak mudah terjebak pada kabar menyesatkan,” tegasnya.
Lebih jauh, Prof. Sudarman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersinergi dengan aparat keamanan demi menjaga kondusivitas daerah. Ia menekankan bahwa dukungan publik kepada kepolisian dan institusi terkait akan memperkuat upaya menciptakan kedamaian dan kesejukan di tengah masyarakat.
Sebagai penutup, ia menegaskan pentingnya menyampaikan aspirasi secara santun tanpa kekerasan. “Hindari tindakan anarkis dan kekejaman yang justru merugikan kita sendiri. Jika aspirasi disampaikan dengan damai, insyaallah Lampung akan menjadi provinsi yang tenteram, sejuk, dan sesuai dengan harapan kita bersama,” pungkasnya. (pri/fajrs)




.jpg)






